Adorable Puppies
Monday, July 25th, 2005Jessica (nikname: Jess, Gebot, Geboy, Kepoy).
Jessica ini diadopsi dari tetangga dekat rumah, tahun 2000, waktu Jessica masih mungil. Jessica dibuatkan rumah dan kubuatkan cap kakinya lho di depan kandang. Jessica senang berjemur, senang cari tikus, dan sangat setia sama kita semua khususnya ke mama yg slalu ngasih makan. Jessica paling ramah kalo kita baru pulang rumah, pasti disambutnya dng ekor kopat-kapit, telinga menunduk, dan moncong nyengir. Oh ya, ada satu yg sangat khas dari Jessica, ekornya pendek banget! Lucu deh. Dia gendut, rambutnya lebat, dan paling senang dipijat. Dasar manja… Papa suka bilang Jessica seperti herder karna dadanya yg bidang, kakinya yg besar, trus bentuk badannya emang mirip kecuali kaki belakangnya yg terlalu tinggi utk jenis herder. Jessica dah pernah punya anak 3 kali. Pertama anak tunggal (tengah thn 2004- pas aku magang di Bandung), trus 26 November 2004, trus barusan tgl 7 Juli barusan. Yang pertama itu anaknya mati, pdhl kata papa lucu, ekornya pendek juga. Yang terakhir anak tunggal juga, namanya Kyla, saat ini baru belajar jalan, baru buka mata, dan masih nenen susu. Yang generasi kelahiran kedua yang banyak, ada lima. Namanya Rafael (sekarang di tempat mamanya Katep-di Siswa), Denzel (di Siswa juga, tempat teman Katep), Biontz (di tempat Ci Selvie- Kampung Baru), dan dua yg dirumah: Rachel dan Romeo. Warnanya sih boleh beda2 (ada putih polos, ada coklat, ada abu2). Tapi responnya sama kalo dengar panggilan “HALOOOOW…..”, pasti langsung siaga karna itu artinya ada makanan ato snack!
Rachel ini warnanya putih, rambutnya lebat, dan sekarang makin mirip mamanya baik sifatnya maupun kegendutannya. Manja, senang dipeluk (sekarang aja sih, wkt kecil gak), senang dipijat, tapi sama skali gak suka nyari tikus. Waktu kecil paling senang berantem sama Romeo, tapi skr dah sayang2an. Rachel ramah sekali, tapi kalo gonggong suaranya besar. Waktu kecil dan sedang ‘latihan najemin gigi’ pernah mengorbankan banyak barang2, termasuk sepatu baru Irma yg usianya baru beberapa jam saja! Rachel cantik sekali, cuma gak fotogenik dan mmg nda hobi difoto. Penampakannnya bikin ingat Bibib, pendahulunya dulu. Bedanya Bibib fotogenik banget….
Meo ini putih juga, bisa dibilang kembaran Rachel dan Rafael, Cuma Meo punya petunjuk khas: warna hidungnya merah muda! Wkt kecil pernah sakit berat tapi berhasil bertahan dan jadi anjing cowok survivor di rumah kita. Romeo kalo menggonggong nyeremin, suaranya besar, dan suka ngejar orang (walopun nda gigit). Paling senang jalan, trus selalu nggak bisa mengontrol diri kalo melihat ayam. Pernah beberapa ayam jadi korbannya dia. Tapi Meo sebenarnya baik, dan sedikit lebih fotogenik daripada Rachel. Kalo mandi pasti menjerit2 walopun akhrinya pasrah juga.
Aduh…. Aku pasti kangen sama mereka semua! Dogs itu bukan sekedar dogs buatku, tapi mereka adalah teman hidup yang setia. Salah satu bagian indah dari hidup adalah membaginya bersama mereka…



