Archive for August, 2005

JUST THE WAY YOU ARE

Sunday, August 7th, 2005

Don’t go changing, to try and please me
You never let me down before
Don’t imagine you’re too familiar
And I don’t see you anymore
I would not leave you in times of trouble
We never could have come this far
I took the good times, I’ll take the bad times
I’ll take you just the way you are

Don’t go trying some new fashion
Don’t change the color of your hair
You always have my unspoken passion
Although I might not seem to care

I don’t want clever conversation
I never want to work that hard
I just want someone that I can talk to
I want you just the way you are…

I need to know that you will always be
The same old someone that I knew
What will it take till you believe in me
The way that I believe in you

I said I love you and that’s forever
And this I promise from the heart
I could not love you any better
I love you just the way you are…

Comments:
For an uncertain reason, this song has been my ‘anthem’ song lately, hehe…
Sejak nonton Bridget Jones 2: Edge of a Reason, kata-kata ‘Just the Way You are’ terekam terus dipikiranku. Kata-kata ini ditujukan Mark Darcy buat Bridget, saat Bridget ragu…. Gak tau, mungkin aku terkesan aja, adakah pria nyata seperti Mark Darcy yang latar belakangnya jauh berbeda dari Bridget, tapi bisa menerima Bridget -just the way she is? Mark yg selalu melipat pakaiannya dengan rapi, sementara Bridget, gosh… berantakan banget.
Wah, kok aku jadi iri sama Bridget ya, hehe…
Tapi benar2 sesuatu yg sangat indah emang, kalo kita bisa menemukan orang yg mencintai dan menerima kita apa adanya. Dan dengannya kita bebas menjadi diri kita sendiri tanpa harus bersusah payah jadi seseorang yg diinginkannya. How nice…
So, for those who has somebody by urside that loves you just the way you are, be thankful. Dan buat yg belum punya seperti saya, marilah kita bertanya: Ada gak siiiihhh…….. hehehe…

GA 601- Jkt Mdo

Wednesday, August 3rd, 2005

August 2nd 2005

Well, tanpa terasa hari ini tiba juga, Manado i’m comming home!!! Seminggu empat hari aku tinggalkan Manado, so far sih gak pernah homesick karna aku kesana kemari banget. Kadang aku bangun di pagi hari dengan rada disoriented, dimana aku skr ya? Hehe…saking sering pindah2nya. Dan hari ini aku kembali ke Manado, rasanya seperti mau ke Bandung aja, kan sama2 3 jam duduk2. Bedanya satunya dng KA, satunya dng plane.
Di flight ini aku duduk di depan2 banget, 4F, thx to mas yg di GA Gunung Sahari wkt lalu. Aku duduk bareng dng ibu n bpk Rampen yg sangat ramah, we’ve talked many things. Ternyata anak ketiga mereka, Pingkan di S’Pore, share flat dng Jerry teman gerejaku. Kemungkinan si Pingkan ini teman Siz juga karna dia anak Bio angkatan yg sama kata mamanya. Trus, ternyata bpk n ibu Rampen akan ke Belanda September nanti, dan kita akhirnya exchanged address karna menurut ibu Rampen dia kenal banyak orang Minahasa di Belanda, dan bersedia mengenalkan2 aku. How nice… Benar2 aku jadi dimantapkan dng ini… Rasanya kalo mo dipikir2 sebenarnya aku akhir bulan nanti mmg tidak akan kemana2 yg terlalu jauh, hanya pindah tempat hidup utk sementara saja. Spt kata ibu Sri Mulyani Indrawati di briefing, sebenarnya kita ini tidak kemana2… kapan saja kita mau, kita bisa kontak keluarga kita di Indonesia. Kapan saja kita mau, kita bisa share dng orang2 Indonesia yg sama2 jadi ‘perantau’. Dunia ini sudah menjadi tempat hidup yg sangat global anyway. Just like the old words saying "it’s a small world after all!"

The Island

Wednesday, August 3rd, 2005

Agustus 1, Senin.
Waa… datang juga bulan Agustus, yang, dijamin deh, pasti gak akan terasa berlalunya, sampai umur panjang di akhir bulan nanti tadaaa…. bye2 my country!
Hari ini Om Denny tidak terhubungi, jadi aku kosong dan akhirnya  ketemuan sama Eric di Mal Mangga 2, trus kita nonton The Island di Mangga 2 square. Rasanya agak aneh ketemu dan spent time sejak siang sampe evening dng Eric di Jkt sini. Aneh juga karna ada pembicaraan2 yg tdk kusangka akan kita bicarakan lagi. Tapi juga sekaligus terasa sangat familiar karna ada rasa2 yg sangat kukenal bertahan disana. De ja vu.
Isn’t it weird, how we all get a little bit weird, sometimes…

Bye-bye Bandung

Wednesday, August 3rd, 2005

Jul 31, Minggu

Jakarta, aku kembali lagi. Hari ini aku ke Gereja sama ci Lanny, Mas Sendang, Disarisunda lengkap dng 3 ponakan Rani Lisa n Pietra, plus Hera. Tradisi sepulang gereja juga gak absen: dua kue resoles pake keju, mmhhh…. belum pernah menemukan resoles yg lebih baik dari ini. Trus, dari sana kita makan (gak jelas sarapan apa lunch) di Sari Sunda. It’s really cool and fun. Suasananya asri, ada musik2 khas Sunda, tempat makannya luas komplit sama saung2nya, ada kolam2 ikannya, banyak mainannya, hijau banget.
Aduh…satu lagi spot Bandung yg asik.
Setelah puas makan dan main, akhirnya kita ke stasiun KA, beli tiket, dan langsung dapat yg akan segera brkt dlm 20an menit. Senang banget rasanya, pemandangannya bagus2 jadi walopun kita yg ngantuk2 karna semalam kurang banget tidurnya tetap aja mata ini rasanya sayang utk dipejamkan. Well, selamat tinggal Bandung. Sekali lagi aku merasa ada bagian diriku yg kutinggalkan disana.
Nyampe diJakarta, aku sama Hera dijemput di Jatinegara sama Engku Djwan n engkim Lily. Kita lalu mampir di rumah mereka, ketemu Astrid dan mandi2. Ketemu juga sama emaknya Astrid yg herannya langsung bisa menebak aku perlu apa wkt nanya warung mana yg paling dekat, hehe… rada malu jadinya.
Diyenyenkelapagading Dari situ kita makan di Yen-Yen, Chinesse Food di KElapa Gading, skaligus ngerayain anniversary pernikahannya ngkim sama ngku. Sebenarnya tanggal 2, tapi Astrid tgl 2 udah mo balik LA (dan mumpung ada aku juga katanya, bintang tamu, hehe…) Oh ya…asli baru sekali itu aku makan nasi pake sumpit, ternyata tak sesulit kelihatannya ya? hehe…
Wkt makan itu, koh Erwin bawa pacar barunya yg ternyata orang Manado, temannya Donal di Ibii dan temannya Emi di Rex dulu. Small world after all! Langsung deh kita pada berbahasa Manado, hehe…

Saturday night at the Famous Dago Street.

Wednesday, August 3rd, 2005

Jagungbakar Hmmm… seperti menemukan kepingan diriku yg kutinggal disini: di Dago, jagung bakar dpn Tamani Cafe, malam minggu. Lengkap dengan pengamen2 canggihnya. Lengkap dengan cewek2 jual bunga. Lengkap dengan band2 di pinggir jalan. Lengkap dng show live music. Lengkap dengan pasangan2 yg bikin mupeng, hehe… Emang, BANDUNG BANGET!!!
Bedanya, kali ini ketambahan dengan berbagai klub motor yg lagi pada berombongan bareng. Asli rame dan ribut banget. Tapi asik sih, banyak cokrennya, hehe… Trus, bedanya lagi, Bandung tambah macet sekarang, dan sebagian besar plat nomor yg berkeliaran malah plat nomor ‘B’.
Oh iya, pagi ini kita ke Lembang bareng, minum susu murni, emh… it’s so nice to Lembang be here again!
Trus kita ke Eiger, lalu ke Palasari hunting buku bajakan (hehe…) dan ke BEC beli memory card buat digicamku. Aduh, rasanya pengen tambah sehari lagi…. padahal ini juga sebenarnya aku dah ditunggu Ku Djwan di Jakarta. Emang ke Bandung gak akan pernah cukup waktunya. Too many beautiful n exciting spots to go!!

Jumat, 28 Juli

Wednesday, August 3rd, 2005

Cendol Elizabeth - R&R FO - Hotspot at Istana Plaza.
Pagi ini aku sama Hera cuman ke Elizabeth doang, tapi lamanya minta ampun karna kita sibuk milihin topi, syal, en sarung tangan. Tasnya sih lagi tak ada yg tertarik, berhubung rasanya in the near future aku akan berpenampilan sporty2 saja. Stl cape, kita istirahat sambil minum cendol n ngrumpi ttg pria2 dlm hidup kita, ciee…
Sorenya kita ke FO yg lagi diskon 50%, R&R dekat stasiun KA. Sayang nda sempat Dirrfo ketemu Sil yg kos dkt situ. Trus dari situ kita ke IP, nyari hotspot n skalian dinner. Ada provider Melsa, aku dah mendaftar n dpt ID plus passwordnya, tapi sayang skali settingan WiFi-ku ada yg belum beres kata mbaknya, jadi gak bisa connect. Yah… padahal aku dah ngecharge penuh laptopku, dng harapan bisa pake internet gratis, hiks2…

Menyapu FO-FO sepanjang jl. Riau, BIP, Gramed, BEC

Wednesday, August 3rd, 2005

Kamis, 28 Juli

Yup, mari kita mulai penjelajahan di Bandung ini dng menyapu Factory2 Outlet di sepanjang jalan Riau. Kita mulai jalan jam 10 dari rumah, masuk FO mulai dari China Emporium, Oasis, Renaritti, Summit, Heritage, Terminal Tas, dll. Wah… untung aja Hera anak gunung jadi diajak jalan juga asik2 aja. Trus kita ke BIP makan mcD, nggak sengaja dapat topi, syal n kaus kaki tebel tapi murah di Yoga, trus dari situ nyebrang ke Gramed, lihat2 buku, dvd n ransel, nyebrang lagi ke BEC, nyari battery rechargeable n memori. Keluar dari situ dah jam 6 sore, hehe… berarti dah 8 jam full kita jalan2! Blanjaan yg dibawa pulang juga gak banyak2 amat, artinya kita banyakan window shoppingnya daripada shopping benerannya, hehe…

Bandung, here I come!!!

Wednesday, August 3rd, 2005

Rabu, 27 Juli 2005.

Wah, ini benar2 rencana dadakan. Berhubung mama dah booking utk pulang Manado tgl 2 nanti, jadi aku buru2 ngontak Mas Sendang ngabarin kalo aku akan tetap ke Bandung tapi sebentar. Rencanaya sih sebenarnya besok aja, tapi lalu ditantang mas Sendang, kenapa gak sekarang aja? Wah, bener juga sih. Langsung deh aku kontak Hera utk ngajak dia ke Bdg juga. Asli yg dadakan, untung aja Hera bisa (dan mau, hehe).
Jam 2an kita start dari rumah dan mampir ke GA utk beli tiket. Ternyata Viewgerejadidepangambirantriannya lama, jadi aja jam 3 kita baru ke Gambir. Dpt KA Parahyangan jam 15.45. Aku dan Hera lalu nunggu di Peron yg sudah sangat  familiar buatku, jadi teringat waktu lalu dng Siz pernah menunggu KA di peron yg sama, dengan pemandangan Gereja yg sama. Wkt itu aku ingat sempat foto juga disini, dng buku Bizpro ditangan. Mmm… berarti itu tahun 2003 akhir ya. Time flies.
Di KA dng Hera, kita banyak share about many things. Baru tahu kalo Hera itu juga punya the 6th Sense, huaaaa…. langsung aja kupeseni, Ra, kalo lu lihat apa2, better keep it to urself! hehe… Senangnya juga, kita bisa ngomongin banyak hal ttg pengalaman menggunakan energi alam. Hera mmg Om Denny banget dalam hal ini. Cool!
Nggak terasa, kita yang benar2 menghabiskan 3 jam perjalanan dng ngomong ini itu. Sampai sudah di Bandung, langsung kerasa udara segar n adem menerpaku begitu keluar dari KA. Kita dijemput Ci Lani sekeluarga, lengkap dng 3 ponakanku yg makin lucu2 itu. Kita lalu makan di Ampera, melewati jalan2 yg pernah begitu familiar dngku. And i say to myself, i’ve been down that road before… sambil merasa menemukan kepingan diriku yg kutinggal disana.Dirumahbandung

Minggu, 24 juli: Mal Kelapa Gading

Wednesday, August 3rd, 2005

Waa…hari ini aku ketemu Hera, sepupuku yg sdh lama gak ketemu. Kita janji ketemuan di Mal Kelapa Gading, dan karna ngku Hok n kel lagi ke bdg, aku kesananya naik Taxi sendiri. Begitu ketemu Hera senang n lega (iya dong, kalo janjiannya gak kompak kan susah nyari2nya, mal segini gedenya). Kita makan deh, di food courtnya. Dan gak disangka2, disana ketemu Alen Waani sama Odan, couples in love. Langsung deh waa…heboh dng bahasa kebangsaan kita, bahasa Manado, hehe…
Dari mal aku main sebentar ke kos Hera, n jam 5 ke gereja bareng teman kosnya yg mirip banget CT Kristin. Trus kita makan, n kembali ke kos Hera lalu bobo situ. Besok paginya dijemput om Denny lalu main dirmhnya sampe sore. Sempat bete juga karna gak tau ngapain, tapi untung ada bacaan2 koleksi Om Denny yg bagus2, trus juga aku nonton the Pacifier deh sambil nunggu jam buka puasa :) Malamnya kita makan di blok M, sambil aku diantar pulang kembali ke rumah ngku Hok.

StuNed briefing.

Wednesday, August 3rd, 2005

Sabtu, 23 Juli 2005.
Wah, akhirnya hari ini tiba juga. Pagi2 aku diantar Koh Otep, sempat nyari2 dulu yg namanya gedung Bappenas, jalan keliling taman Suropati. Pas nyampe, aku melihat wajah2 yg asing walopun nama2nya ada yg familiar. Stl registrasi sempat bingung sebentar, aku mo nggabung ke kelompok chat yg mana ya? Untung aja bingungnya sebentar, karna Mas Moris sang moderator milis yg wajahnya kukenali karna ada di friendster mendekati dan mengenalkan aku ke beberapa teman ISS yg kebetulan lagi bareng dia. Ada Mas Budi, ada juga Mbak Dina, dan Mas Kris yg keukeuh bawa sleeping bag buat di NL nanti. Gak lama mbak Clarita gabung, lalu kita ngobrol2.
Briefingnya quite fun, ada ‘lecture’ ttg culture shock yg dibawaain 2in1 sama masJoko n Kees. Trus practical info dari Mrs. Soesman yg ternyata cantik, lalu speeches. Oh ya, aku ketemu juga akhirnya sama Mbak Chandra yg akan studi WGD juga, eh bener lho Mbak Chandra yg di rcti. Malah cantikan aslinya…dan gak seseram di Sergap, hehe… Ketemu juga sama Mbak Endah yg selalu cheer me up even tough we’ve never met before, juga Mbak Herni yg wkt itu aku kira rajin banget bawa textbook. Belakangan baru tau kalo itu ternyata Harry Potter terbaru!!! Oh ya, ketemu juga sama ‘Mbak’ Nur, hehe… yg tertulis female padahal aslinya ‘Mas’, hihi… Ada juga Mbak Diah yg project mgr apa gitu, di Sulteng.
Sambil lunch ada kesempatan ngobrol bareng StuNed alumni, asik deh bisa tanya2. Syukurlah mbak Wati juga ternyata kepikiran bahan thesisnya nanti setelah di NL, tadinya aku udah jiper aja karna di surat dari ISS dibilang mending utk lengkapnya kita bawa data dari Indonesia. Buseett… mo nulis tentang apa aja belum kepikir, disuruh bawa datanya, hehe…
Stl lunch kita kumpul lagi utk quiz, yg ternyata quite fun! Aku bisa bertahan sampe pertanyaan ke 10 dari 11 pertanyaan lho,hihi… bukannya mau bangga tapi setidaknya aku so much better daripada mas Komang di sebelahku yg selama 3 round selalu kandas di pertanyaan pertama, haha… Mas Komang ini lucu juga orangnya, dan rame. Sayang dia beda kota, rotterdam kalo gak salah.
Pulangnya aku nunggu dijemput ko Otep lagi, ditemani mas Budi yg baik banget mau aja berdiri nungguin, sejam ada kali, hehe… Thx God hari briefing ini selesai juga, bisa kulalui dng baik, dan aku dikelilingi orang2 yg walopun baru kenal tapi baek banget ke aku. Such a nice start, isn’t it?